Saat musim buah melimpah, jumlah sampah organik seperti kulit dan sisa buah meningkat tajam. Kondisi ini sering membuat petugas pengangkut sampah kewalahan, apalagi ketika bertepatan dengan bulan suci Ramadan.
Beberapa penyebabnya antara lain:
Konsumsi buah meningkat saat Ramadan 🍉
Banyak orang membeli buah untuk menu berbuka puasa, seperti jus, es buah, atau takjil.Sampah kulit buah lebih banyak 🥭
Buah seperti mangga, semangka, dan durian menghasilkan banyak kulit dan biji yang menjadi sampah.Aktivitas pasar lebih ramai 🛒
Pedagang buah menjual lebih banyak buah, sehingga sisa buah yang rusak atau tidak terjual ikut menambah volume sampah.Sampah cepat menumpuk
Sampah buah mudah membusuk, sehingga harus lebih sering diangkut agar tidak menimbulkan bau.
Solusi yang bisa dilakukan:
Memisahkan sampah organik dan anorganik.
Mengolah sisa buah menjadi kompos.
Mengurangi pemborosan buah saat membeli atau mengolah makanan.
Jika kamu mau, saya juga bisa membantu mengubah kalimat ini menjadi paragraf berita, teks laporan, atau karangan singkat tentang masalah sampah saat musim buah di bulan Ramadan.